Rutinitas Yang Terulang

Sudah lebih dari dua bulan aku belajar tinggal mandiri. Tinggal di kosan, masak makanan sendiri, nyuci baju sendiri, sampai mengambil berbagai macam keputusan sendiri. Selama tinggal sendiri, keseharianku kira-kira seperti ini:

Bangun pagi, mengumpulkan nyawa sebentar, merapihkan kasur, sarapan, entah apa saja yang ada di meja aku jadikan sarapan. Entah itu roti, buah, nasi goreng, macaroni pakai telur atau nasi hangat dengan telur ceplok dan tidak ketinggalan kecap manisnya. Selesai dengan sarapan, aku mencuci piring, minum vitamin dan siap-siap ke studio.

Itu rutinitas saat aku bangun pagi, beda lagi kalau aku bangun kesiangan. Rutinitas pagi jadi lebih singkat: Bangun-mandi-ambil tas-berangkat ke studio. Begitu saja, berulang terus dari hari Senin-Sabtu.

Terkadang, yang membedakan hanya lah moodku.

Misal, hari senin moodku kesal setengah mati, karena merasa: kenapa hari minggu kok cepet banget berlalu?! Padahal aku masih ingin santai-santai dan istirahat—pasti hampir semua orang pernah merasa begini bukan? Itu kalau moodku sedang tidak enak, namun, kalau moodku senang, semangat, gembira. Pasti berangkat ke studio dengan senyum yang tersembunyi dibalik masker.

Ya begitu deh, sedikit bayangan tentang rutinitas pagi hariku.

***

“Pagi Mbaakk” kalimat sapa yang selalu aku ucapkan setiap baru masuk studio. Studio tempat aku berkarya sekaligus belajar magang dengan mentorku: Mbak Salma.

Seperti biasa, pukul sembilan lewat. Aku sudah ada di studio, duduk di mejaku. Mengumpulkan semangat sebentar, lalu membuka tas laptop.

Jangankan rutinitas pagi hari, membuka laptop saja pasti terulang. Mulai dari Nyalain laptop, buka google chrome, dengerin musik di youtube, sambil mencari referensi di pinterst, buka software Adobe Illustration atau Photoshop dan mulai menggambar. Menggambar terus dari hari senin sampai sabtu. Sudah begitu, yang aku gambar hanya karakter, karakter dan karakter.

Terhitung sudah dua bulan lebih, aku menghabiskan hari-hari dengan menggambar. Entah sudah berapa kali aku merasa bosan dan jenuh, karena setiap hari hanya mengulang hal yang sama terus. Tapi, aku merasa dari situ lah aku banyak belajar. Aku belajar melawan rasa malas setengah mati, melawan rasa bosan, membiasakan diri dengan rutinitas yang terulang.  

Sampai akhirnya, setelah dua bulan lebih aku menghabiskan hari-hari dengan menggambar. Pagi ini aku sedikit flashback. Mengingat gambar yang aku buat dua bulan lalu, saat pertamakali aku belajar dengan Mbak Salma. Aku baru bisa membuat karakter sederhana, bentuk mata hanya bulat, tangan seperti capit kepiting, rambut kaku, proporsi badan juga kaku banget, kayak kanebo kering. Atau terkadang aku sendiri juga bingung ini bentuk tubuh karakter yang aku buat seperti apa sih?

Namun, dari situ aku terus belajar, lihat banyak referensi, terus berusaha membiasakan diri. Dan pagi ini, aku membandingkan gambarku yang dulu dengan gambarku yang baru saja kemarin aku buat.

“Wow, ternyata gambarku yang dulu dan sekarang bedanya lumayan drastis ya, Mbak” itu lah kata yang terucap saat aku membandingkan gambarku.

Dan ternyata, Mbak Salma cukup setuju dengan hal itu. Karena, gambarku yang sekarang bisa dibilang sudah lumayan oke, postur tubuhnya sudah tidak aneh, bentuk mata tidak hanya lingkaran, bentuk tangan sudah lebih baik. Namun, aku tetap masih harus belajar terus.

Dan flashback pagi itu mengingatkanku dengan pesan, yang selalu dikatakan oleh kedua orangtuaku. Pesan itu hanya terdiri dari tiga kata. Namun, rasanya seperti kalimat mantra yang terkadang berhasil membakar semangatku. Yaitu: Bisa karena terbiasa.

Pagi itu, aku sadar. Ternyata aku bisa melakukan hal yang selama ini aku anggap tidak bisa. Dan aku bisa bukan karena aku memiliki bakat dalam hal itu. Tapi, aku bisa karena aku mulai terbiasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s